Ketika merah mega menyapu pirang kota penantian
Setidaknya masih bisa kuhirup sisa-sisa percakapan petang
Lewat jendela kayu buram
Kutanam senyummu lebih dalam
Tapi... Tanpamu aku juga masih tumbuh, meski diam menopang sekujur beban
Tak perlu kucari kau dimana
Tak perlu kukhawatir kau sedang berjalan kearah mana
Sebab ketulusanmu selalu mempunyai petunjuk pulang; menujuku
Karawang,03/02/2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Reviews:
Posting Komentar