Tentang ISLAM Tak Ada Keraguan Bagiku

Saya Maria Ulfa terlahir dengan segala ketidakpahaman dan kesederhanaan. Semasa kecil saya diajarkan untuk mengenal semesta, bunga yang terhampar di tanah yang lapang, kucing dengan tubuhnya yang subur menjadi sahabat bermain, sampai mengenali satu dari sekian banyak saudara seayah dan seibu. Saling berbagi kepada saudara adalah pelajaran yang saya peroleh dari orang tua. Tentang  bagaimana meningkatkan rasa peduli terhadap sesama.

Beranjak besar sebelum mengenyam bangku sekolah pun saya telah dulu di ajarkan membaca terlebih al-Quran. Saya mengenal Islam dari lingkungan sekitar dan keluargalah yang menjadi tonggak utama untuk lebih gigih menggali ilmu agama di sumur pengetahuan.

Sehabis senja selalu terdengar kumandang suara khas seorang gharin dari cerobong masjid tua tanpa dilapisi cat atau berlantai pualam. Saya senang, selalu girang apalagi saat menunggu giliran satu persatu menyetor hafalan doa-doa di hadapan bapak. Siklus demikian pun berulang sampai saya duduk di sekolah dasar hingga detik ini saya merajut ratusan abjad. Islam itu indah, tak ada keraguan yang timbul dalam benak. Mengesakan yang SATU dan tak ada satu pun yang bisa menggeser posisiNya. PertolonganNya tak pernah berhenti, selalu ada hikmah yang terselubung dari setiap masalah yang mendera.

Lalu hari ini, melihat asumsi yang sudah terlanjur menggoreskan tinta hitam, saya benar-benar terluka. Dan berharap kedepannya kita bisa saling berbenah diri dan bercermin apakah sudah benar atau malah ucapan kita yang kurang santun menimbulkan noda-noda permusuhan. Hey pahamilah, tak ada yang ingin bagian tubuhnya terluka, Islam sudah mendarah daging semenjak saya lahir. Jadi jika hari ini saudara memfitnah agama saya, saya tidak akan diam sampai saudara yakin bahwa agama kami tidak sekeruh pemikiran saudara.


Reviews:

Posting Komentar

Catatan Musim Hujan © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com | Published By Gooyaabi Templates

Contact us

Diberdayakan oleh Blogger.